Serabi United

IMPLEMENTASI SISTEM PADA PERUSAHAAN BHP STEEL

Posted by: serabibersatu on: 11 Desember 2008

Perusahaan yang akan saya bahas ini merupakan salah satu perusahaan yang sangat terkenal di Australia, BHP Steel. Perusahaan tersebut merupakan perusahaan yang bergerak di bidang baja lapis logam, segala produk baja, mineral, tembaga dan minyak. Tidak hanya itu, perusahaan tersebut juga terjun dibidang teknik, transportasi dan teknologi informasi. Perusahaan yang sangat maju ini menggunakan implementasi sistem e-commerce. Situsnya bisa dilihat di http://www.bhpsteel.com.au/.

Pada tahun 1988–1992, BHP Steel mulai melakukan implementasi pertama melalui perdagangan elektronik. Awal mulanya proyek ini terintegrasi antara proyek Electronic Trading Gateway (ETG) dan Electronic Data Interchange (EDI). Implementasi ini menggunakan sebuah PC yang berdasarkan sistem pembelian dengan kapabilitas Electronic Data Interchange (EDI). Sistem ini mampu untuk mengirim maupun menerima dokumen bisnis dari atau ke partner dagang ataupun supplier. Sistem dengan kemampuan seperti ini ternyata merupakan salah satu implementasi EDI yang pertama di Australia. Namun sayangnya sistem ini masih kurang begitu memenuhi permintaan dari perusahaan BHP yang sangat besar itu. Lalu ditetapkan implementasi tahap 2, yaitu implementasi Electronic Trading Gateway (ETG).

Tahun 1990 sewaktu implementasi pertama berjalan, dilakukanlah usaha untuk memusatkan dan mengintegrasikan semua aspek dari supply baja dengan menggunakan jembatan elektronik. Proyek implementasi yang kedua ini selesai pada tahun 1994, namun difusi dan pengembangan proyek tetap berjalan dengan dokumen aplikasi baru. Ternyata dengan adanya implementasi yang kedua ini, membuat perusahaan lebih maju lagi. Para partner bisnis juga bertambah secara bertahap.

Tahun 1993, dimulailah implementasi yang ketiga, yaitu proyek Bar-coding. Sebenarnya proyek ini dilakukan untuk realisasi keuntungan dari integrasi EDI dan aplikasi bar-coding untuk perusahaan, namun seiring dengan perkembangannya, justru menjadikan proyek bar-coding sebagai proyek skala besar di perusahaan tersebut mulai dari tahun 1994-1997. Implementasi yang ketiga ini kemudian disebarkan ke divisi-divisi dan unit-unit bisnis lain.

Tahun 1996, merupakan tahun dimana perdagangan melalui internet mulai menguasai sektor sumber daya elektronik. Pada tahun inilah implementasi keempat mulai dilakukan, implementasi Internet Related. Perusahaan ini memfokuskan mekanisme pengantaran pada rekan bisnis yang lebih kecil, yang butuh akan infrastruktur teknikal maupun intelektual. Strategi telah dikembangkan untuk mengantisipasi gelombang E-commerce, aplikasi bisnis yang sudah ada telah dapat diimplementasikan, serta laju transaksi melalui internetpun telah dapat dikendalikan dan implementasi terus dikembangkan. Tahap implementasi selanjutnya adalah melakukan pengujian pengantaran sertifikat dan informasi status pemesanan pada aplikasi berbasis web.

Sebenarnya implementasi sistem yang cukup memakan banyak biaya ini dilakukan demi keuntungan yang dicapai dari implementasi E-Commerce dari perusahaan tersebut. Ide pembuatan dari sistem meskipun berasal dari aplikasi bar-coding ini membuat perusahaan tersebut melakukan inovasi-inovasi lainnya yang cukup berkembang. Laba dari implementasi sistem ini sangatlah besar karena perusahaan mampu menghemat cycle time pemesanan dan mengurangi kesalahan pekerja maupun mengurangi inventori, namun biaya yang dikeluarkan untuk mengimplementasikan sistem inipun tidak kalah besarnya, mengingat implementasi sistem dengan bussines logic yang sangat kompleks dan lamanya waktu yang ditempuh.

Sumber:
http://antoniushandoko.blogspot.com/2008/09/implementasi-e-commerce-pada-perusahaan.html

ELVIRA DEWI OCTAVIA
23060096

1 Tanggapan ke "IMPLEMENTASI SISTEM PADA PERUSAHAAN BHP STEEL"

yah..
namanya juga bisnis…

Tinggalkan Balasan

Category

Archive